Keterangan
Perangkat dehidrasi saringan molekuler merupakan perangkat kunci dalam pemurnian atau pengkondisian gas alam. Saringan molekuler adalah kristal aluminosilikat logam alkali dengan struktur kerangka dan struktur mikropori yang seragam. Ketika gas umpan yang mengandung air dalam jumlah kecil melewati lapisan saringan molekuler pada suhu kamar, air dan merkaptan dalam jumlah kecil tersebut akan terserap, sehingga mengurangi kandungan air dan merkaptan dalam gas umpan, dan mewujudkan tujuan dehidrasi dan desulfurisasi. Proses adsorpsi saringan molekuler biasanya dilakukan pada suhu rendah dan tekanan tinggi, sedangkan regenerasi desorpsi dilakukan pada suhu tinggi dan tekanan rendah. Di bawah pengaruh gas regenerasi suhu tinggi, bersih, dan tekanan rendah, adsorben saringan molekuler melepaskan adsorbat dalam mikropori ke aliran gas regenerasi hingga jumlah adsorbat dalam adsorben mencapai tingkat yang sangat rendah, dan memiliki kemampuan untuk menyerap air dan merkaptan dari gas umpan, sehingga mewujudkan proses regenerasi dan daur ulang saringan molekuler.
Metode saringan molekuler adalah salah satu metode dehidrasi mendalam yang sering digunakan dalam proses pemisahan kondensasi suhu rendah, seperti pemulihan kondensat gas alam (NGL) dan proses dehidrasi dalam produksi gas alam cair (LNG). Selain itu, dehidrasi dengan saringan molekuler juga digunakan dalam produksi gas alam terkompresi untuk bahan bakar kendaraan bermotor.
Dehidrasi menggunakan saringan molekuler umumnya dapat diterapkan pada situasi berikut:
a. Di mana titik embun gas alam diharuskan lebih rendah dari -40 ℃.
b. Alat ini cocok untuk pengendalian titik embun hidrokarbon pada gas alam bertekanan tinggi dengan kandungan karbon rendah.
c. Gas alam mengalami dehidrasi dan pemurnian secara bersamaan.
d. Ketika gas alam yang mengandung H2S mengalami dehidrasi dan dilarutkan dalam glikol, hal itu akan menyebabkan emisi gas regenerasi.
e. Ketika dehidrasi LPG dan NGL perlu menghilangkan jejak sulfida (H2S, CO, COS, CS2, merkaptan) secara bersamaan.
Flow chart
Adsorber unggun tetap digunakan untuk dehidrasi saringan molekuler, sehingga unit tersebut setidaknya harus memiliki dua adsorber, satu untuk tahap dehidrasi adsorpsi, dan yang lainnya untuk tahap regenerasi dan pendinginan. Jika kapasitas unit sangat besar, proses multi menara juga dapat diatur.
Parameter teknis
Kondisi gas masuk
| Kondisi gas masuk | ||
| 1 | Mengalir | 290X104Nm3/D |
| 2 | Tekanan Masuk | 4,86-6,15 MPa |
| 3 | Suhu Masuk | -48,98℃ |
| Kondisi gas keluar | ||
| 4 | Mengalir | 284,4 x 104 Nm3/D |
| 5 | Tekanan keluaran | 4,7-5,99 MPa |
| 6 | Suhu keluaran | -50,29℃ |
| 7 | H2S | ≤20g/m3 |
| 8 | BERSAMA2 | ≤3% |
| 9 | Titik embun air |
|








